Make your own free website on Tripod.com
sendratari ramayana transportasi hotel restouran peta tips perjalanan

Pada candi Whisnu pagar langkan sisi dalam terdapat cerita tentang Kresna. Sesuai dengan fungsinya sebagai tempat pemujaan dewa Whisnu, relief cerita yang dipahatkan pada candi Whisnu menggambarkan adegan-adegan yang berhubungan dengan kehidupan dan keagungan dewa tersebut. Sebagai dewa penyelamat atau pemelihara, dewa Whisnu akan turunke dunia untuk menyelamatkan dunia dari ancaman bahaya yang disebabkan oleh nafsu-nafsu jahat. Di dunia, bentuk jelmaan dewa Whisnu dapat berupa binatang atau insane lain turun dari khayangan. Pada relief candi Whisnu, bentuk penjelmaan dewanya diwujudkan sebagai seorang tokoh pahlawan yang bernama Kresna.

Adapun rincian ceritanya secara garis besar adalah sebagai berikut : Diceritakan pada sebuah kerajaan di Manthura yang berada di pinggir sungai Yamuna, terdapat seorang raja bernama Ugrasena yang pada suatu saat duduk bersama para punggawa membicarakan renana perjalanan Dewaki seorang putri raja yang akan meninggalkan Manthura menuju rumah tinggal yang baru, bersama suaminya Wasudewa. Raja Ugrasena sebenarnya mempunyai dua istri yang masing-masing mempunyai anak yaitu Dewaki dan Kamsa.

Pada waktu mengantar adiknya dari Manthura ke tempat tinggal Dewaki yang baru, ditengah jalan tiba-tiba, Kamsa mendengar suara yang mengatakan bahwa kelak anak adiknya yang kedelapan akan membunuhnya. Mendengar suara itu, Kamsa kemudian dengan serta merta memegangi rambut Dewaki dengan maksud untuk membunuhnya.
Pada waktu Dewaki akan melahirkan anaknya yang kedelapan, Kamsa memerintahkan untuk memperketat pengawasannya. Suatu keajaiban terjadi bayi lahir tanpa sepengetahuan Kamsa, dengan demikian bayi delapan tersebut terhindar dari ancaman Kamsa, bayi tersebut kemudian diberi nama Kresna.

Meskipun Kresna masih bayi tetapi sudah menunjukkan hal-hal yang istimewa. Selain itu Kresna juga digambarkan sangat nakal dan suka menggoda teman-temannya karena kenakalannya itu, tidak jarang Kresna mendapat hukuman dari orang tuanya, bahkan bersama kakaknya Balarama, Kresna pernah dihukum dengan diikat pada sebuah lumpang batu.
Pada suatu saat datanglah Putana. Dia adalah seorang raksasa pembunuh anak-anak, yang menyamar sebagai wanita cantik, datang ke rumah Kresna, bermaksud untuk membunuh Kresna. Putana berpura-pura hendak menyusui Kresna dengan air susu yang sudah diberi racun. Mengetahui hal itu, Kresna marah dan mencengkeram buah dada Putana kuat-kuat sehingga akhirnya raksasa itu mati.

Ketika Kresna remaja , ia mendapat tugas untuk menggembala ternak, tetapi seringkali ternak-ternaknya diganggu oleh raksasa, salah satunya adalah Pralamba, dia juga menyamar sebagai penggembala, tetapi dapat diketahui oleh Kresna, oleh karenanya dia dibunuhya. Demikian juga Arista, raksasa yang menjelma menjadi ular raksasa yang ingin membunuh Kresna dan kawan-kawannya penggembala dengan cara membuka mulutnya lebar-lebar dengan harapan agar Kresna dan kawan-kawannya dapat dimakan. Demikian juga raksasa Dhemuka yang menjelma menjadi keledai ingin membunuh Kresna, akhirnya Kresna dapat membunuh keduanya.

Di kerajaan Manthura, hati Kamsa selalu was-was akan keselamatan jiwanya, khawatir akan dibunuh oleh Kresna. Salah satu jalan, Kamsa mengadakan sayembara. Kresna ingin mengikuti sayembara tersebut. Pada waktu ingin memasuki gerbang istana kerajaan Manthura, Kresna dihadang oeh seekor gajah yang bernama Kuwalayapita. Pada saat bertanding yaitu menarik busur raksasa tak seorangpun dapat mengalahkan Kresna. Bahkan Kresna dapat mematahkan busur panah tersebut. Mendengar kemenangan Kresna, Kamsa makin marah, memerintahkan untuk mengusir Kresna tetapi tidak berhasil. Kemudian Kamsa mengadakan pertandingan gulat. Jago-jago Kamsa dapat dikalahkan semua oleh Kresna. Akhirnya terjadi perkelahian antara Kresna dan Kamsa. Kemenangan di pihak Kresna dan Kamsa mati terbunuh.

temples: banyu nibo, gebang, kalasan, kedulan, barong, prambanan, ratu boko, sambisari, sari, ijo , sewu, plaosan, lumbung, sojiwan, bubrah, morangan
hotel melati, restourant, souvenir, transportasi