Make your own free website on Tripod.com
sendratari ramayana transportasi hotel restouran peta tips perjalanan
Candi Sojiwan
temples: banyu nibo, gebang, kalasan, kedulan, barong, prambanan, ratu boko, sambisari, sari, ijo , sewu, plaosan, lumbung, sojiwan, bubrah, morangan
hotel melati, restourant, souvenir, transportasi

CANDI SOJIWAN bentuk bangunannya hanya tampak seperti susunan batu tak beraturan yang siap roboh jika tersentuh. Candi Sojiwan, begitu nama bangunan itu, memang belum seterkenal candi lainnya, meski ia berada tak jauh dari komplek Candi Prambanan. Maklum, pemugarannya hingga kini belum rampung.

Candi Sojiwan merupakan sebuah komplek candi Budha. Di lokasi itu terdapat candi induk serta beberapa buah candi perwara atau pendamping. Candi induk menghadap ke arah barat. Dasar candi berbentuk segi empat. Selasar atau teras berada di atas dasar candi, mengelilingi badan candi. Pintu candi memiliki penampil yang menjorok ke depan juga dilengkapi tangga bersayap yang ujungnya relief Kalamakara.

Pada kanan dan kiri tangga terdapat relief. Demikian pula pada dasar candi serta bagian pintu. Umumnya, relief bercirikan candi Budha, antara lain makhluk kerdil dan Kinari-Kinari atau makhluk bersayap penghuni kahyangan. Pada sudut-sudut candi terdapat relief Simbar , yang lainnya adalah Jaladwara atau saluran air.

Badan candi ini berbentuk segi empat. Di dalamnya ada sebuah kamar, tapi belum diketahui apa yang ada di sini, karena belum dipugar. Demikian pula dengan atap candi, belum dipugar hingga kini.

                                                                           

Di sebelah kanan candi induk, ada sebuah bangunan besar. Dindingnya dari balok batu andesit dan ukurannya cukup tinggi. Diduga bangunan itu bekas vihara, sedangkan beberapa reruntuhan candi perwara yang berukuran kecil terdapat di depan candi induk. Sebuah stupa besar yang diperkirakan stupa induk, kini tengah dipugar.

                                                                                      

Diduga Candi Sojiwan dibangun pada suatu masa, bersama candi-candi lain di sekitarnya, yakni masa Kerajaan Mataram Kuno, dibawah pemerintahan Dinasti Syailendra yang menganut agama Budha. Seperti diketahui, Dinasti Syailendra meninggalkan beberapa candi Budha lain di sekitar Candi Sojiwan, seperti Candi Sewu, Candi Kalasan, Candi Plaosan, dan Candi Plaosan Kidul.

Dalam keadaannya, kini, Candi Sojiwan memang belum menarik perhatian wisatawan. Selain pemugarannya baru sebagian kecil, para ahli purbakala pun belum banyak mempublikasikan sejarahnya. Lain halnya kalau kelak bagian demi bagian dipugar, lingkungan ditata asri, pasti akan menarik minat wisatawan untuk mengunjunginya. Apalagi letaknya di daerah yang dikenal kaya akan peninggalan candi.

Candi Sojiwan terletak di Dusun Sojiwan, Kelurahan Kebondalem Kidul, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Jarak dari komplek Candi Prambanan sekitar dua kilometer arah tenggara. Jalan ke lokasi ini bisa dilalui kendaraan beroda empat, tapi belum dilalui kendaraan umum. Waisatawan dari Candi Prambanan bisa menumpang dokar, becak maupun sepeda motor ojek ke lokasi ini.